Integritas dalam Pekerjaan dan Keuangan

0
144

Integritas dalam Pelayanan & keuangan
2 Tesalonika 3:10b (TB) jika seorang tidak mau bekerja, janganlah ia makan.
Bersyukur karna Tuhan mengajari serta memberi hikmat dan kemampuan bagi kita agar kita bisa bekerja. Bekerja merupakan anugrah dan panggilan. Bekerja itu menjadikan kita mnjadi seseorag yang percaya diri dan bekerja juga akan menentukan kualitas hidup kita. Kita harus giat dalam bekerja.

Nama saya Pdm. Yusuf Lai, saya ingin menceritakan sebuah kesaksian bagi saudara ..

Ada seorang pemuda, yang memiliki kehidupan keluarga yang miskin dan dikeluarganya dia adalah satu-satunya anak laki-laki. Suatu kali dia berdoa kepada Tuhan agar dia bisa bekerja dan membantu segala kebutuhan keluarganya, dan Tuhan mengabulkan doa nya sehingga pemuda ini mendapat pekerjaan di sebuah toko,
Awalnya pemuda ini bekerja mulai dari dasar dan dia ingin belajar tentang pekerjaan yang lebih baik lagi karna dia tahu bahwa Tuhan yang telah memberikan pekerjaan ini baginya. Pekerjaan Pemuda ini di mulai dari membersihkan lantai, barang-barang serta mengangkat barang2 ditoko tersebut. Pemuda ini bekerja dengan rajin bahkan semua teman-teman nya maupun pemilik toko/owner sangat menyayanginya. Tidak terasa 10 tahun pemuda ini sudah bekerja dan begitu banyak pengalaman yang ia peroleh dari toko tersebut, mulai dari tukang bersih-bersih, lalu menjadi penerima tamu/ melayani tamu-tamu /konsumen yang berbelanja, dan kemudian menjadi kepala gudang ditoko itu bahkan ia diangkat sebagai bagian pembelian dan terakhir dia bekerja sama dengan bagian admin. Pemuda ini sangat gigih dan senang bekerja, suatu hari ada konsumen yang berbelanja di toko tersebut, konsumen ini adalah pelanggan setia toko itu dan ia sangat senang ketika pemuda ini yang melayaninya. Dan ketika konsumen itu sudah selesai berbelanja ditoko itu maka pemuda ini membantunya utk mengangkat barang-barang belanjaannya ke mobil konsumen tersebut. Sambil berjalan mereka bercerita bahwa konsumen ini ada seorang yang kenal dengan owner maupun bos besar dari took-toko
Ketika mereka masih dalam perjalanan menuju mobil konsumen ini bertanya kepada pemuda ini, katanya “kamu sudah berapa lama bekerja ditoko ini?” Dan pemuda itu menjawab “sudah cukup lama” Lalu konsumen ini berkata “berarti gaji mu sudah besar ya? ” Dan pemuda ini hanya tersenyum karna dia tau bahwa untuk kebutuhan keluarganya saja gaji nya masih kurang. Lalu konsumen mendesak pemuda itu untuk mengatakan berapa pendapatan yang didapati nya ketika bekerja di toko itu, karna konsumen ini sudah sangat akrab dengan pemuda itu sehingga konsumen ini tidak segan untuk menanyakannya, akhirnya pemuda itu menceritakan semuanya kepada konsumen tersebut. Kemudian konsumen ini memberi masukan dan suport kepada pemuda itu agar pemuda itu keluar dari toko tersebut dan membuka usaha sendiri sehingga pemuda ini bisa memiliki masa depan yang lebih bagus dan lebih baik lagi. Dan mendengar perkataan konsumen itu pemuda ini hanya tersenyum.
Sore harinya ketika pemuda itu pulang kerumah, ia bercerita kepada ibunya selaku orang tua tunggal karna ayah pemuda ini sudah meninggal dunia. Pemuda itu menceritakan apa yang diceritakan oleh konsumen itu kepada ibu nya, dan ibu pemuda ini setuju kalau pemuda ini membuka usaha sendiri. Singkat cerita pemuda ini mulai mencari suplayer , owner-owner yang sering dia temui di toko dan dia menceritakan keinginannya kepada mereka dan alhasil banyak toke dan bos – bos yang mendukung pemuda ini dan pemuda ini sangat bersyukur akan hal itu. Lalu dia pulang dan menceritakan kembali kepada org tuanya, dan mereka bersepakat bahwa pemuda ini akan membuka usaha sendiri dan mulai bekerja sebagai salesman, kemudian dia menemui bos ditoko dimana dia bekerja selama 10 tahun lebih itu untuk meminta izin agar pemuda ini bisa keluar dan membuka usaha sendiri, namun bos nya tersebut sempat tidak memberikan izin kepada pemuda itu karna keluarga besar dari pemilik toko ini sangat sayang kepada pemuda ini, kemudian pemuda ini menemui bos besar toko itu dan dia meminta izin agar ia bisa keluar dari toko tersebut, lalu bos besar ini bertanya kepadanya “memangnya kamu bekerja dimana? ” Pemuda ini menjawab bahwa dia tidak bekerja kepada orang lain melainkan ia ingin membuka usaha/sales sendiri, lalu bos besarnya berkata kepada pemuda ini kalau kamu bekerja ditempat orang lain berapapun gajimu disana saya bisa memberikan kepada mu gaji 2 kali lipat besarnya, tetapi pemuda ini menjawab “tidak dia ingin membuka usaha sendiri” Kemudian bos besarnya menyetujui permintaan pemuda ini utk resign.
Kemudian pemuda ini memulai usahanya sendiri dan Tuhan sangat baik, berjalan selama sebulan usaha pemuda ini memperoleh hasil 3 kali lipat dari gaji ketika dia bekerja ditoko. Pemuda ini sangat bersyukur kepada Tuhan dan pemuda ini yakin bahwa konsumen yang bertemu dengan nya itu adalah Tuhan yang mengutusnya.. Pemuda ini bisa menjalankan usahanya dan ia sangat diberkati sampai ia memiliki keluarga dan dia tetap diberkati Tuhan. Suatu hari pemuda ini belajar untuk memberkati orang-orang yang berkekurangan, dan dia terus belajar firman Tuhan dan alhasil apapun yang dikerjakan oleh pemuda ini dibuat Tuhan berhasil. Dan pemuda ini adalah saya sendiri
Tidak hanya usaha yang saya kerjakan dibuat Tuhan berhasil namun pelayanan yang dipercaya kan oleh Keluarga besar GBI medan plaza untuk menggembalakan sebuah gereja di kota brahrang pun juga dibuat Tuhan berhasil dan sangat diberkati Tuhan, itu semua bukan karna kekuatan saya namun karna anugerah dari Tuhan..
Saudara.. Ketika kita setia dalam tanggung jawab dalam perkara yang kecil maka Tuhan akan mempercayakan kepada kita tanggung jawab dalam perkara yang besar
Kiranya kesaksian saya ini bisa memberkati setiap saudara yang membacanya.
Tetap semangat dan Tuhan Yesus Memberkati

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.