BUAH KESETIAAN DALAM PELAYANAN

0
46

Hidup berjalan dalam kehendak Tuhan memang tidak sepenuhnya dapat dimengerti, namun satu hal yang pasti ketika kita mau taat, maka berkat dan rencana Tuhan pasti indah pada waktunya dalam kehidupan kita.

Hal inilah yang dipraktekkan dalam kehidupan Pdm. Njo Tjin Huat atau lebih dikenal dengan Pdm. Yusuf Lai. Sungguh banyak kebaikan Tuhan yang dapat disaksikan dalam kehidupannya.
Berasal dari empat bersaudara dari keluarga yang terbilang kurang mampu, dimana hanya dibesarkan oleh seorang ibu karena sang ayah telah lebih dahulu dipanggil Tuhan. Begitu memperihatinkannya, bahkan ada saatnya apa yang didapat hari ini hanya cukup untuk dimakan hari ini, dan untuk besok tidak tahu lagi mau makan apa.
Namun syukurlah berkat doa ibu yang cukup intim dengan Tuhan maka segala tantangan kehidupan dapat dilewatinya. Sang ibu sangat mengimani Tuhan Yesus karena waktu kecil kaka Yusuf Lai yang pertama telah divonis mati oleh dokter sebab menderita penyakit Leukimia, dan ibunya bernazar akan bersungguh-sungguh dalam Tuhan kalau kakaknya dapat sembuh.
Tuhan mendengar dan mengabulkan doa ibu Yusuf Lai, sehingga ibunyapun semakin mantap dalam imannya.
Yusuf Lai cukup gigih menghadapi kehidupan meskipun kondisinya waktu kecil, umur enam tahun baru belajar berbicara, sehingga beban mental karena pendidikan yang terlambat tidak sesuai dengan usianya pada waktu itu. Namun ia tidak putus asa, segala pekerjaan telah dicobanya termasuk waktu remaja menjadi buruh angkat barang di pasar sambu, dimana ia harus berebutan dengan anak lain untuk membantu mengangkan belanjaan ibu-ibu di pasar. Tapi itu semua dilakoninya untuk membantu keluarganya yang memang hidup pas-pasan. Ia percaya bahwa waktu Tuhan akan terjadi dalam kehidupannya. Yusuf Lai mengakui terkadang jatuh bangun juga mengikuti Tuhan. Tetapi ketika kita mau kembali dan dekat pada Tuhan maka Tuhan akan tetap memproses kita semakin lebih baik, hanya kalau kita tidak peka akan teguran Tuhan maka prosesnya akan semakin lama. Ia bersyukur meskipun telah melewati beberapa fase dalam kehidupannyan mulai dari ,makan gaji, mempunyai pabrik dan sekarang menjadi importer produk peralatan dapur yang cukup berkembang.
Yusuf Lai akui tanpa campur tangan Tuhan kesuksesan ini mustahil diraihnya, oleh karena itu ia banyak terlibat dalam pelayanan gerejanya. Dan juga ia pernah focus dalam pelayanan Radio Aksi Bethany yang telah dirintisnya sejak tanggal 29 Agustus 2008. Ia memilih tergerak dengan pelayanan radio karena baginya radio dapat menjangkau luas dan menembus setiap batas-batas yang tidak dapat terjangkau lewat penginjilan biasa. Selain itu sejak dulu ia hobi bermain di orari, bahkan ia menjadi salah satu ketua Bankom di Organisasi Radio amatir lalu. Namun sekarang ia tetap focus dalam menjalankan program radio dan Radio Streaming.
Ia bersyukur karena istrinya sangat mendukung pelayanan ini termasuk juga ketiga putranya. Meskipun diketahui bahwa pelayanan ini menghabiskan cukup banyak dana. Bahkan stasiun dan kantor Radio Aksi Bethany pertama kali dibuat di bekas kediamannya yang pertama. Ia merasakan bahwa ketika kita aktif dalam pelayanan, maka kita akan menjadi semakin intim dengan Tuhan sehingga kepekaan rohani akan suara Tuhan akan semakin terasah. Dan ajaibnya meskipun dalam pelayanan pertama kali dalam bidang radio ini menghabiskan dana ratusan juta rupiah, namun Tuhan mencukupi dalam bidang usaha ditempat lain. Dan sampai saat ini Tuhan semakin memakai Pdm Yusuf Lai semakin luar biasa, tidak hanya dalam bidang radio saja, saat ini ia juga dipercayakan untuk menggembalakan sebuah gereja ( GBI Brahrang) .
Tuhan memberkati dengan kesehatan keluarga, dan kebaikan-kebaikan yang mengiringi langkah kita. Yang terpenting kita setia dalam pelayanan yang sudah dipercayakan Tuhan kepada kita.

Tuhan Yesus Memberkati

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.