ALLAH DAMAI SEJAHTERA

0
42

Yohanes 14:27

“Damai Sejahtera Kutinggalkan bagimu. Damai sejahtera-Ku Kuberikan kepadamu, dan apa yang Kuberikan tidak seperti yang diberikan oleh dunia kepadamu. Janganlah gelisah dan gentar hatimu.”

 

Di dalam Alkitab dicatat ada beberapa pribadi yang mengalami pengangkatan tanpa melalui kematian. Mereka adalah:

  1. Henokh

Ibrani 11:5, “Karena iman Henokh terangkat, supaya ia tidak mengalami kematian, dan ia tidak ditemukan, karena Allah telah mengangkatnya. Sebab sebelum ia terangkat, ia memperoleh kesaksian, bahwa ia berkenan kepada Allah.”

 

Mengapa Henokh dibedakan dari orang-orang yang hidup di zamannya? Untuk bertemu dengan Bapa di surga, orang-orang harus melewati pintu kematian; tetapi tidak demikian dengan Henokh. Kunci dari pengangkatannya adalah karena Allah berkenan kepadanya. Ibrani mengatakan bahwa Henokh terangkat karena iman.

 

Apa yang dilakukan Henokh sehingga Tuhan memperhitungkannya sebagai iman yang berkenan kepada Allah? Kejadian 5:22-24, “Dan Henokh hidup bergaul dengan Allah selama tiga ratus tahun lagi, setelah ia memperanakkan Metusalah, dan ia memperanakkan anak-anak lelaki dan perempuan. Jadi Henokh mencapai umur tiga ratus enam puluh lima tahun. Dan Henokh hidup bergaul dengan Allah, lalu ia tidak ada lagi, sebab ia telah diangkat oleh Allah.” Tuhan jatuh cinta kepada Henokh sehingga ia tidak perlu mengalami kematian. Ia diangkat hidup-hidup oleh Tuhan dengan tubuh yang ada, diangkat dan hidup selama-lamanya bersama dengan Tuhan. Di tengah-tengah kondisi dan keadaan yang terjadi pada zaman Henokh, serta di antara banyak pilihan, Henokh menjadikan Tuhan sebagai pilihan utama hidupnya. Henokh melepaskan seluruh tawaran dunia dan selama 300 tahun ia hidup bergaul dengan Allah. Henokh berjalan bersama dengan Tuhan di bumi dan suatu hari, dia diangkat dan dibawa Tuhan untuk berjalan dan hidup bersama di surga.

 

Arti dari pada nama Henokh adalah חֲנוֹךְ ḥănôḵ yang berarti ‘dedicated’ atau pengabdian. Henokh mempersembahkan hidupnya kepada Tuhan. Saat diperhadapkan dengan situasi, ada orang-orang yang lebih memilih kekayaan, jabatan, atau hal-hal lain yang memiliki nilai dari unsur dunia. Tapi Henokh lebih memilih Tuhan dan mengabdi kepada-Nya. Di tengah banyak pilihan di dunia dan banyak keputusan yang harus kita ambil, biarlah kita memilih Tuhan dan memutuskan untuk hidup bergaul intim dengan-Nya.

 

  1. Elia

2 Raja-raja 2:11, “Sedang mereka berjalan terus sambil berkata-kata, tiba-tiba datanglah kereta berapi denga kuda berapi memisahkan keduanya, lalu naikalh Elia ke sorga dalam angin badai.”

 

Elia dipakai dengan kuasa menutup langit sehingga hujan tidak turun dan kuasa membuka langit sehingga hujan turun. Seorang nabi yang luar biasa dan ditakuti oleh orang-orang Israel. Di tengah-tengah pelayanan yang luar biasa, Tuhan mengangkatnya. Tuhan ingin pelayanannya dilanjutkan oleh generasi yang akan datang. Elia digantikan oleh Elisa yang dipakai Tuhan dengan lebih dahsyat lagi.

 

  1. Tuhan Yesus

Tiga hari setelah kematian di kayu salib, Tuhan Yesus bangkit dari antara orang mati dan menampakkan diri  kepada murid-murid-Nya. Ia berjalan, duduk dan makan bersama-sama dengan mereka selama 40 hari setelah kematian-Nya. Setelah itu, Tuhan naik ke surga dan hidup selamanya dan duduk di sebelah kanan Allah Bapa di surga (Roma 8:34, Kolose 3:1, Ibrani 10:12, 1 Petrus 3:22).

 

Lukas 24:50-52, “Lalu Yesus membawa mereka ke luar kota sampai dekat Betania. Di situ Ia mengangkat tangan-Nya dan memberkati mereka. Dan ketika Ia sedang memberkati mereka, Ia berpisah dari mereka dan terangkat ke sorga. Mereka sujud menyembah kepada-Nya, lalu mereka pulang ke Yerusalem dengan sangat bersukacita.”

 

Sewaktu Tuhan Yesus terangkat ke sorga, perkara-perkara yang lebih besar terjadi.

 

Berkat yang kita terima saat Tuhan Yesus naik ke surga:

  1. Tuhan menyediakan tempat tinggal bagi kita

Yohanes 14:1-4, “Janganlah gelisah hatimu; percayalah kepada Allah, percayalah juga kepada-Ku. Di rumah Bapa-Ku banyak tempat tinggal. Jika tidak demikian, tentu Aku mengatakannya kepadamu. Sebab Aku pergi ke situ untuk menyediakan tempat bagimu. Dan apabila Aku telah pergi ke situ dan telah menyediakan tempat bagimu, Aku akan datang kembali dan membawa kamu ke tempat-Ku, supaya di tempat di mana Aku berada, kamupun berada. Dan ke mana Aku pergi, kamu tahu jalan ke situ.”

Lewat kenaikan Tuhan Yesus ke surga, pengharapan kita tidak sia-sia. Suatu hari nanti kita juga akan tinggal di surga bersama-sama Tuhan yang telah menyediakan tempat bagi kita.

 

  1. Tuhan meninggalkan damai sejahtera

Yohanes 14:27, “Damai sejahtera Kutinggalkan bagimu. Damai sejahtera-Ku Kuberikan kepadamu, dan apa yang Kuberikan tidak seperti yang diberikan oleh dunia kepadamu. Janganlah gelisah dan gentar hatimu.”

Tuhan meninggalkan warisan damai sejahtera saat naik ke surga. Allah yang hadir saat ini adalah Allah damai sejahtera yang memberikan damai sejahtera bagi kita.

 

  1. Roh Kudus dicurahkan

Yohanes 14:16, “Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya.”

Roh Kudus, Penolong yang akan menyertai kita selama-lamanya. Sewaktu Roh Kudus memenuhi hidup kita, Ia bukan saja akan memberikan kita pertolongan, tetapi juga akan menuntun kita kepada seluruh kebenaran.

 

Yohanes 16:7-14, “Namun benar yang Kukatakan ini kepadamu: Adalah lebih berguna bagi kamu, jika Aku pergi. Sebab jikalau Aku tidak pergi, Penghibur itu tidak akan datang kepadamu; tetapi jikalau Aku pergi, Aku akan mengutus Dia kepadamu. Dan kalau Ia datang, Ia akan menginsafkan dunia akan dosa, kebenaran  dan penghakiman; akan dosa, karena mereka tetap tidak percaya kepada-Ku; akan kebenaran, karena Aku pergi kepada Bapa dan kamu tidak melihat Aku lagi; akan penghakiman, karena penguasa dunia ini telah dihukum. Masih banyak hal yang harus Kukatakan kepadamu, tetapi sekarang kamu belum dapat menanggungnya. Tetapi apabila Ia datang, yaitu Roh Kebenaran, Ia akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran; sebab Ia tidak akan berkata-kata dari diri-Nya sendiri, tetapi segala sesuatu yang didengar-Nya itulah yang akan dikatakan-Nya dan Ia akan memberitakan kepadamu hal-hal yang akan datang. Ia akan memuliakan Aku, sebab Ia akan memberitakan kepadamu apa yang diterimanya dari pada-Ku.”

 

Roh Kudus akan melatih, membimbing serta menuntun kita dari satu kebenaran kepada kebenaran lainnya. Setelah Roh Kudus dicurahkan, kegerakan terjadi dan gereja mengalami revival yang besar. 70% orang-orang yang hidup di bawah penjajahan Romawi menjadi orang-orang percaya dan muncul hamba-hamba Tuhan yang dipakai secara luar biasa dari masa ke masa. Pada tahun 1720-1820, benua Eropa dan Amerika dilawat serta sekolah-sekolah Kristen didirikan sebagai dampak karya Roh Kudus yang bekerja dan mengubahkan. Pada tahun 1855-1899 (abad ke-19), muncul hamba-hamba Tuhan seperti D.L. Moody, Charles Spurgeon, dll. dan sebagai dampaknya, perbudakan yang terjadi di Amerika dihapuskan. Ada kegerakan untuk mengajar orang-orang untuk membaca dan menghapuskan buta huruf. Pada tahun 1943-2000 (abad ke-20), hamba-hamba Tuhan seperti Billy Graham dan yang lainnya dipakai Tuhan dengan luar biasa. Sebagai dampak dari lawatan Roh Kudus, Gereja bangkit dan Amerika Serikat mengutus misionaris terbanyak di dunia. Pada abad ke-20, banyak ‘mega church’ bermunculan di mana-mana.

 

Pada hari-hari terakhir, Roh Kudus akan dicurahkan ke atas semua manusia sehingga anak-anak laki-laki dan perempuan akan bernubuat; orang-orang tua akan mendapat mimpi, teruna-teruna akan mendapat penglihatan-penglihatan dan para hamba laki-laki dan perempuan akan dipenuhi oleh Roh Kudus (Yoel 2:28-29). Kegerakan besar akan terjadi dan gereja kita GBI Medan Plaza menangkap apa yang sedang dan akan terjadi. Family Altar (kelompok-kelompok sel) akan dilawat dan dipakai sebagai sarana untuk penuaian. Lawatan Tuhan juga akan turun pada anak-anak. PBB mencatat bahwa 60% dari penduduk dunia terdiri dari anak-anak muda berusia 25-30 tahun. Sebelumnya daerah sasaran penginjilan adalah ‘10/40 windows’, yaitu negara-negara yang berada di jendela atau belahan bumi lintang 10 derajat dan bujur 40 derajat. Tetapi sasaran penginjilan itu berubah menjadi ‘13/30’, yaitu anak-anak remaja dan anak-anak muda berusia antara 13 sampai dengan 30 tahun menjadi sasaran utama penginjilan. Pada rentang usia 13-30 tahun, adalah usia paling menentukan untuk menerima Kristus atau berubah menuju kehidupan yang buruk. Marilah kita mendoakan agar saat Roh Kudus dicurahkan, banyak anak-anak, anak-anak remaja dan anak-anak muda dilawat dan diubahkan oleh Roh Kudus.

 

*****

Sumber  GBI Rumah Persembahan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.