Pesan Propetis Mengenai Kematian 13 Ekor Elang Botak di Amerika

Elang Botak (Haliaeetus leucocephalus) adalah burung pemangsa yang terdapat di Amerika Utara. Elang botak merupakan burung nasional dan simbol Amerika Serikat.

Elang Botak (Haliaeetus leucocephalus) adalah burung pemangsa yang terdapat di Amerika Utara. Elang botak merupakan burung nasional dan simbol Amerika Serikat.

Tanggal 22 Februari 2016 yang lalu diberitakan oleh NBCNews sebanyak 13 ekor elang botak ditemukan mati di Maryland area pertanian pada akhir minggu. Pemerintah tidak mengetahui penyebab kematian elang tersebut dan mengabarkan akan memberi hadiah kepada siapapun yang dapat memberikan informasi terkati kematian elang tersebut.

Hari ini sebuah laman opini di website charismanews menjelaskan kejadian ini memiliki tanda-tanda propetis.

Ricky Scaparo, pendiri International Ministry “End Time Headlines” mengatakan “Ketika saya melihat berita ini saya melihat banyak simbol yang mengacu pada Amerika dari burung elang botak. Simbol nasional dari Amerika adalah elang dan tiga belas koloninya, ditemukan pada abad ke-16 dan 17, deklarasi kemerdekaan pada tahun 1776 dan terbentuknya Amerika Serikat. Ketigabelasnya adalah: Delaware, Pennsylvania, New Jersey, Georgia, Connecticut, Massachusetts Bay, Maryland, South Carolina, New Hampshire, Virginia, New York, North Carolina, dan Rhode Island juga Providence Plantations. Apakah ada gambaran propetis disini? Jika demikian apa maksudnya? Kita tahu bahwa angka 13 adalah simbol pemberontakan dan pelanggaran hukum.”

Berikut penjelasan Ricky Scaparo:

– Nimrod, pemburu perkasa yang ‘di hadapan Tuhan’ (yang berarti ia mencoba untuk mengambil tempat Allah – Kejadian 10: 9), merupakan urutan ke 13 dari garis keturunan Ham (Ham adalah salah satu dari tiga anak Nuh yang selamat dari air bah). Tiga belas mewakili semua pemerintah yang dibuat oleh laki-laki, dan terinspirasi oleh Setan, dalam pemberontakan langsung terhadap Kekekalan. Amerika sebagai bangsa terus memberontak terhadap Allah melalui penyembahan berhala, melegalkan hal-hal kekejian dan banyak lagi.

– Ungkapan ‘lembah Hinom’ (atau variasi daripadanya) terjadi di 13 tempat di Alkitab. Lembah tersebut adalah adegan dari ritus jahat yang terinspirasi dari dewa pagan Moloch (Molokh). Molokh adalah dewa berhala yang disembah orang Fenisia termasuk pengorbanan anak, atau “melewati anak dalam api.” Hal ini diyakini bahwa berhala dari Moloch si patung logam raksasa seorang pria dengan kepala banteng. Setiap berhalanya memiliki lubang diukir di lambung dan terentang yang membuat semacam jalan ke lubang. Api menyala di atau sekitar patung. Bayi ditempatkan di lengan patung atau di dalam lubang. Hari ini kita tidak melihat ini di Amerika, tetapi janin diaborsi setiap hari oleh praktek aborsi bayi dari perut ibunya.

– Naga, simbol untuk Setan, ditemukan 13 kali dalam Wahyu. Setan di balik semua pemberontakan terhadap Allah.

– Dalam Roma 1 Paul menulis 23 ciri-ciri orang yang berdosa yang memiliki pikiran hina atau terkutuk. Karakteristik ketiga belas adalah bahwa mereka pembenci Allah (Roma 1: 28-32). Saya sedih karena saya telah menyaksikan selama bertahun-tahun, kebencian terhadap hal-hal berkenaan dengan Allah dan orang percaya pada umumnya di Amerika.

Bahkan uang Dolar Amerika memiliki banyak hal terkait angka 13

13 langkah di piramida Great Seal
13 huruf dalam “Annuit Coeptis”
13 garis di perisai pada elang
13 bintang di atas elang
13 huruf dalam “E Pluribus Unum”
13 anak panah di cakar kiri elang
13 daun, dan 13 buah pada cabang zaitun di cakar sebelah kanan.

Scaparo meyakini bahwa Tuhan terus memberi peringatan demi peringatan kepada negara Amerika agar Amerika mencari Tuhan melalui doa dan penyembahan serta berbalik kepada Allah dan membawa revival ke tanah Amerika.