Komentar Franklin Graham Perihal Kematian Muhammad Ali

Franklin Graham anak dari Billy Graham membuat postingan perihal kematian petinju legendaris Muhammad Ali. Pada postingan tersebut Franklin Graham menceritakan kunjungan ayah Muhammad Ali dan dirinya menemui Billy Graham perihal kekhawatirannya terhadap iman anaknya.

Ayah Muhammad Ali khawatir kalau-kalau anaknya sudah disesatkan. Pada kunjungan tersebut Billy Graham berdoa untuk Muhammad Ali. Kemudian mereka bertemu kembali beberapa tahun yang lalu di Loisville, Kentucky, pada waktu Billy Graham sedang berkhotbah di sana.

Berikut petikan tulisan Franklin Graham pada akun facebooknya;

Dunia kehilangan seorang juara. Muhammad Ali dikenal orang sebagai petinju terbesar sepanjang masa. Karirnya dimulai selama masa-masa sulit di negara kita dengan ketegangan rasial tahun 1960-an dan Perang Vietnam. Sikapnya yang vocal membuatnya dia dibenci dan disukai oleh beberapa orang. Saya mendapatkan kesempatan istimewa ketika ayah Muhammad Ali membawa nya mengunjungi ayah saya Billy Graham terkait iman Ali kepada Islam dan kekhawatirannya kalau anaknya telah disesatkan. Mereka memikmati kunjungan istimewa tersebut, dan ayah saya berdoa dengannya. Mereka bertemu kembali beberapa tahun yang lalu di Louisville, Kentucky, ketika ayah saya ada disana untuk berkhotbah. Doaku untuk keluarganya perihal dukacita akan kehilangan ini.

Demikian tulisan Franklin Graham.

Berita terkait : dukacita

Tulisan ini menuai banyak sekali raksi dengan komentar mencapai 2000-an.